Bawaslu Tindak Temuan Pelanggaran Dana Kampanye

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan memeriksa hasil temuan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPRR) mengenai sumbangan dana kampanye calon kepala daerah yang melewati batas dalam pilkada 2018.

Salah satu anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin menyatakan akan mengumpulakan seluruh panitia pengawas pilkada serentak untuk membahas laporan dana kampanye pasangan calon, serta menindak lanjuti temuan tersebut.

Sebelumnya, JPRR menemukan terdapat sumbangan dana kampanye yang melebihi ketentuan peraturan Komisi Pemilihan Umum. Temuan tersebut ditemukan di beberapa wilayah seperti Kota Sabussalam, Kabupaten Bogor, Kabupaten Konawe serta Kabupaten Batu Bara. Jumlah sumbangan yang diberikan oleh individu kepada paslon mencapai Rp 100 juta.

Jumlah tersebut melebihi batas yang diatur di dalam peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2017 mengenai dana kampanye. Peraturan tersebut mengatur nilai maksimal penyumbangan perseorangan Rp 75 Juta, sementara kelompok berbadan hukum mencapai batas maksimal Rp 750 juta.

Selain mengatur batas sumbangan, peraturan tersebut juga mewajibkan pasangan calon menyampaikan laporan awal dana kampanye (LADK), laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK), serta laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK). (Sumber: Tempo)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.