Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB Periode 2019-2020

Jakarta, 11 Juni 2018-Majelis Umum PBB pada hari Jumat (08/06) memilih lima negara sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan untuk 1 Januari 2019, yakni Indonesia, Jerman, Belgia, Afrika Selatan, dan Republik Dominika. Kelima negara yang terpilih itu akan menggantikan anggota tidak tetap Dewan Keamanan yang akan habis masa jabatannya pada akhir 2018, yakni Swedia, Belanda, Etiopia, Bolivia, dan Kazakhstan yang menjabat sejak 2017. Dewan Keamanan PBB terdiri dari lima anggota tetap, yakni AS, Rusia, China, Inggris dan Perancis, serta sepuluh anggota tidak tetap yang menjabat selama dua tahun.

Setiap tahun, Majelis Umum PBB memilih lima negara melalui pemungutan suara tertutup. Indonesia pada tahun ini memperoleh suara sebanyak 144 suara dari jumlah keseluruhan 190 anggota PBB yang hadir. Indonesia mengalahkan Maladewa yang memperoleh 46 suara untuk mewakili kawasan Asia dan pasifik pada Dewan Keamanan PBB, yang menggantikan Kazakhstan yang masa keanggotaannya berakhir pada Desember 2018. Pencapaian Indonesia ini disambut suka cita oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

Indonesia sebelumnya telah menjadi anggota tidak tetap PBB sebanyak tiga kali pada periode 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008. Retno Marsudi menyatakan bahwa sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020, Indonesia berkomitmen untuk menciptakan ekosistem perdamaian dan stabilita global. Indonesia turut berupaya dalam memerangi terorisme dan radikalisme yang semakin merajalela belakangan ini dengan mengembangkan pendekatan komprehensif global agar tercapai penyelesaian yang damai.

Sumber: Kompas

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.