Mulai Besok, Beli Tiket Kereta Bandara Tak Perlu Ribet Isi Email

PT Railink berjanji bakal mempermudah pembelian tiket kereta bandara Soekarno-Hatta di mesin elektronik atau vending machine. Banyak penumpang mengeluhkan repotnya membeli tiket karena harus mengisi nomor ponsel hingga email.

Rencana tersebut dilakukan setelah menerima keluhan dari masyarakat yang hendak membeli tiket lantaran harus mengisi nama, nomor handphone dan alamat email. Jika salah satunya tidak diisi maka pemesanan tiket tidak bisa dilakukan.

Railink akan mengubah sistem dan menghilangkan persyaratan mengisi alamat email dan nama.

“Insyaallah penerapannya Kamis/Jumat lah karena tim development (pengembangan sistem) kami juga perlu waktu. Dari tadi malam udah kerja. Mudah-mudahan besok sudah bisa,” kata Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto ditemui saat meninjau aktivitas penumpang kereta bandara, Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Dia menjelaskan, pencantuman nomor ponsel atau handphone sengaja tidak dihilangkan karena diperkirakan semua orang sudah memiliki ponsel.

“Saya rasa semua orang punya handphone, gunanya pun juga untuk penumpang bahwa kalau nanti tiketnya hilang yang dia beli langsung tadi bisa direprint. gimana caranya? kan harus ada yang nyantol nih. Kalau nama kelamaan, email kelamaan, itu kita buang. Paling nanti nomor handphone aja.

Namun, untuk pembelian tiket lewat aplikasi atau secara online pencatutan alamat email tetap diadakan, guna memudahkan calon penumpang dalam menggunakan layanan kereta bandara, misalnya, dia tidak perlu mencetak tiket.

“Email itu kemarin kita maksudkan untuk sistem yang internet booking, sama mobile apps sehingga kami berkirim tiketnya dalam bentuk QR, ke mana? kan ke email. Sebenernya gitu. Tanpa ngeprint penumpang bisa nge-tap in dan out. Arahnya ke sana jadi dibutuhkan email,” paparnya.

Selain itu, pencantuman alamat email juga diperuntukkan memudahkan pemilik tiket yang hendak membatalkan perjalanan.

“Penumpang udah beli di pemesanan. hari berikutnya batal. Ke mana nih duit mau (dikembalikan) kan harus ada kepastian. Jadi kita pake email itu. Itu tetap kita pertahankan untuk pembelian dengan mobile apps sama internal booking,” jelasnya.

Direktur Jenderal Perkeretapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri juga menyatakan hal senada. Saat menggantikan menteri perhubungan meninjau stasiun bersama Dirut Railink, dia mengatakan, untuk pembelian tiket di vending machine tidak perlu mencantumkan email, untuk ke depannya.

“Terkait dengan email sementara ini untuk go show ke stasiun Sudirman Baru, itu bisa tanpa email, ini yang ingin disiapkan,” tambahnya.

Salah satu penumpang kereta bandara bernama Loso mengungkapkan kekecewaannya. Dia naik kereta bandara dari Stasiun Sudirman Baru (BNI City) dengan tujuan Bandara Soekarno Hatta sore tadi. Tapi dia mengaku heran mengapa harus memasukkan data pribadi serinci itu.

“Mengapa beli tiket kereta ini harus mengetikkan nama, nomor HP, dan alamat email ya. jadinya antri pembelian menjadi panjang karena proses pembelian tiket relatif lama,” ujar Loso yang ia curahkan dalam media sosial pribadinya dikutip detikfinance, Selasa (26/12/2017).

 

Symber:https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3786428/mulai-besok-beli-tiket-kereta-bandara-tak-perlu-ribet-isi-email

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.