Turut Berduka Cita Atas Gugurnya 100 Dokter Indonesia

PB IDI mengumumkan bahwa sudah 100 dokter di seluruh Indonesia yang gugur akibat COVID-19 per 31 Agustus 2020. Ini merupakan pukulan telak bagi Indonesia khususnya dunia kesehatan Indonesia. Puluhan tahun ilmu dan pengalaman hilang begitu saja oleh COVID-19 ini. Semoga gugurnya mereka menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pandemi ini sangat berbahaya.

Terima kasih atas jasa-jasamu, semoga kalian semua mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Maha Esa.

 

Trump vs Biden

Pertarungan memperebutkan Gedung Putih di tahun 2020 akhirnya resmi di mulai. Partai Demokrat dan Republik telah resmi mencalonkan jagoan mereka untuk bertarung dalam Pilpres 2020. Lalu, siapa sajakah mereka?

 

Dunia Hadapi Resesi, Indonesia Harus Bersiap!

 

Pandemi COVID-19 telah membuat negara-negara di dunia jatuh ke jurang resesi. Indonesia pun harus bersiap.

Biden Pilih Kamala

Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden resmi memilih Senator AS asal California, Kamala Harris sebagai pendampingnya dalam Pilpres AS 2020. Penunjukan Kamala Harris ini merupakan sesuatu yang bersejarah karena Kamala Harris merupakan cawapres pertama kulit hitam dan memiliki keturunan Asia-Afrika dari partai utama di AS.

Risiko Sekolah Tatap Muka

#PrayForLebanon

Sekolah Daring Bikin Pusing

 

Sejak COVID-19 mewabah di Indonesia, proses belajar-mengajar tatap muka ditiadakan dan digantikan secara daring.

Namun, pada prosesnya ada beberapa kendala yang terjadi pada proses belajar-mengajar daring.

Ayo Berkurban! Berbagi Pada Sesama

 

Idul Adha jatuh pada tanggal 31 Juli 2020. Pelaksanaan Idul Adha kali ini akan terasa lebih berat, karena kita sedang berada di situasi pandemi, dengan berkurban diharapkan akan sedikit meringankan saudara-saudara kita yang terdampak oleh pandemi.

Yuk, berkurban! untuk kebaikan kita semua

AS dan Brasil Puncaki COVID-19

Amerika Serikat dan Brasil menempati urutan teratas dalam jumlah kasus positif dan kematian yang berkaitan dengan COVID-19 berdasarkan data dari worldmeters.info/coronavirus. Berbagai pihak dari dua negara tersebut menyalahkan penanganan yang buruk dari pemerintah yang menyebabkan banyaknya jumlah kasus positif dan kematian di Amerika Serikat dan Brasil.

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi mengkritik kebijakan dan keengganan Presiden Donald Trump mendengarkan suara para ilmuwan untuk menekan kasus COVID-19 di AS. Sedangkan di Brasil, sudah terdapat lebih dari 30 permintaan kepada Ketua Majelis Rendah mengenai pemakzulan terhadap Presiden Jair Bolsonaro atas buruknya penanganan dari pemerintahannya menangani krisis ini. Terlebih, kedua pemimpin negara ini beberapa kali mengeluarkan pernyataan yang meremehkan bahayanya virus ini.